Quote Me Today

Wahai diri akan dibawa kemana kaki ini nanti? Ke arah onak berduri atau hamparan indah yang menyenangkan hati?

31.5.12

#BolehGalau by @Andre_Raditya

Sudah lama ga copas Kultwit, tadi 'stalking' di twitter dan menemukan ini :

1/35. Anak muda Indonesia semakin kreatif. Selalu saja ada tren yg dimunculkan. Dan kini GALAU lg jd trending topic. #BolehGalau 

2/35. Nah, yg jadi pertanyaan adalah, sebenarnya kita #BolehGalau gak sih? Dan seperti apa menyikapi galau?

3/35. Sebenarnya galau adl fitrah manusia. Wajar. Dan memang begitulah sifat manusia. Mudah resah, mudah gelisah. #BolehGalau 

4/35. Karena pada dasarnya manusia selalu ingin yg baik, yg mudah, yg enak dan yg ternyaman bagi dirinya. #BolehGalau 

5/35. Dan ketidak sabaran manusia untuk menunggu keputusan Allah untuk masa depannya membuatnya resah dan gelisah. #BolehGalau 

6/35. Dan, sebenarnya galau ini bukanlah masalah besar. Karena ternyata para nabi pun pernah galau. #BolehGalau 

7/35. Nabi Adam AS begitu galau ketika beliau diturunkan ke bumi, dan setiap waktu berdoa kepada Allah agar dosanya diampuni. #BolehGalau 

8/35. Rabbana, zhallamna anfusana wa illam taghfirlana wa tarhamna lanakunanna minal khasirina. #BolehGalau 

9/35. Begitulah doa nabi Adam AS yg terkenal itu. Tak hanya nabi Adam,nabi Nuh juga sempat galau. #BolehGalau 

10/35. Yaitu, ketika beliau ditolak oleh kaumnya dan dikatakan gila krn mentaati perintah Allah utk membangun bahtera. #BolehGalau 

11/35. Namun, Nabi Nuh AS tak membiarkan galau menguasainya, beliau berdoa. "Rabbinshurni bima kadzdzabuna". #BolehGalau 

12/35. Yang artinya, "Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakanku". #BolehGalau 

13/35. Nabi Ibrahim jg sempat mengalami galau. Kapan? Ketika beliau mencari siapa Tuhannya yg pantas beliau sembah. #BolehGalau 

14/35. Beliau bingung, ketika berpikir matahari adl Tuhannya,ternyata bukan. Bulan adl Tuhannya ternyata bukan. Dan seterusnya. #BolehGalau 

15/35. Dan akhirnya kegalauan itu menghantar beliau kpd pencarian yg berujung pada penemuan yg benar. Ke Allah Azza wa jalla. #BolehGalau 

16/35. Bahkan, Nabi tercinta Muhammad SAW pun tak lepas dari siklus Galau ini. Dan memang ini manusiawi. #BolehGalau 

17/35. Kapan? Ketika beliau sering menghabiskan waktu utk berdiam diri di gua hira. Mencari jawaban atas kebenaran. #BolehGalau 

18/35. Pelajaran apa yg bisa kita ambil? Pertama, galau itu boleh. Galau itu wajar. Galau itu bukan "penyakit". #BolehGalau 

19/35. Kedua, jangan biarkan Galau berlarut, itu yg terpenting. Jika galau datang, berdoalah. #BolehGalau 

20/35. Krn sesungguhnya galau adalah kondisi dimana manusia bingung dan membutuhkan jawaban. #BolehGalau 

21/35. Maka carilah ditempat yg benar lagi tepat. Di mana itu? Di kitab sucimu, di warisan dan tuntunan para nabimu. #BolehGalau 

22/35. Jadikan Galau yg ada mjd dorongan utk belajar dan mencari jawaban. Begitu jawaban ketemu, niscaya galau pun berlalu. #BolehGalau 

23/35. Dan sebenarnya, Nabi SAW punya nasihat lho untuk siapapun yg Galau. Mau tahu? #BolehGalau 

24/35. "Barangsiapa yg mendapatkan kesulitan, maka perbanyaklah membaca shalawat untukku,.. (sambung) #BolehGalau 

25/35. ... Krn sesungguhnya ia (sholawat) dapat mengatasi berbagai masalah dan menghilangkan kegelisahan. #BolehGalau 

26/35. Balik lagi tentang galau. Intinya galau ini boleh, krn memang demikianlah fitrah hati manusia. #BolehGalau 

27/35. Krn itulah banyak ibadah yg fadhilahnya adl ketenangan hati seperti dzikir, sholat malam, ngaji, sholawat dan bnyk lagi. #BolehGalau 

28/35. Krn Allah memang Maha Tahu, hati manusia memang mudah gelisah. Makanya dikasih penawar berupa ibadah yg menenangkan. #BolehGalau 

29/35. Yang penting galau yg kita punya tidak membuat kita menyerah, merasa kalah atau pasrah yg salah. #BolehGalau 

30/35. Tp galau yg bikin kita bergerak & terdorong utk mencari jawaban, mencari ilmu baru yg memuaskan keingin tahuan diri. #BolehGalau 

31/35. So, skrg, usah lagi bersedih jika galau. Krn itu hanyalah siklus. Pasti akan sering mampir di kehidupan siapa saja. #BolehGalau 

32/35. Galau hanyalah alarm utk diri agar belajar lagi dan bergerak untuk mencari jawaban atas kegelisahan hati. #BolehGalau 

33/35. Semoga bermanfaat ya sobat. Yuk RT rame2 biar ini jd ilmu buat sebanyak-banyak orang. Dan jd tabungan amal bersama. #BolehGalau 

34/35. Terima kasih buat yg sudah mantau #BolehGalau. Semoga bisa menikmati galau2 yg lain di kemudian hari.

35/35. Selamat mencari jawaban atas kegalauan, kegelisahan dan keresahan. Dan hanya dengan mengingat Allah hati mjd tenang. #BolehGalau 

 

30.5.12

Waterbom Pantai Indah Kapuk

Lagi maleesss banget bawaannya, pengen pulang ga mau kerja hehehe. Bete gitu.. Ya sudah buka Facebook sajah, eeh ngeliat foto yang lumayan bikin senyum


Bikin senyum kan? hihi, eh tapi fenomena ganggu mengganggu lewat FB itu benar loh adanya, tahun kapan itu aku pernah posting tentang temanku yang berantem dengan suaminya gara-gara FB. Pokoknya social media selain ada manfaatnya juga pasti ada mudharatnya. Yaa harus pintar-pintar kita sendiri deh :) *talk to myself*

Tapi aku lagi ga mau membahas hal itu terlalu jauh. Karena aku lagi males jadi aku mau bahas Waterbom Pantai Indah Kapuk aja *memang ada ya hubungannya? ga tahu ah :P*


Biaya masuk 1 orang Rp. 190.000,- ditambah dengan Deposit untuk membeli makanan di area Waterbom (minimal Deposit Rp. 15.000,- dan warna gelangnya adalah warna merah)
 
Gelang berwarna hijau itu Depositnya Rp. 300.000,-, 
mungkin nominal membedakan warna
Dan sebelum masuk tas kita di periksa looh sama yang jagain pintu. Mereka akan menyita makanan yang kita bawa. Jadi kita tidak boleh membawa makanan dari luar, kalau kita lapar kita harus membeli makanan di dalam area Waterbom. Harganya cukup Wew *minjem istilah sapa nih ya..*, untuk semangkuk Mie pakai Baso itu sekitar Rp. 25.000,- begitu juga dengan Nasi Goreng, dan di Booth lain harganya lebih fantastis lagi yaitu Rp. 40.000,- untuk Nasi Goreng. Mahal kaann, habis bagaimana dong? Masa puasa, nanti kalau pas berenang airnya ke minum sama aja batal dong.. hehehheheh


Anyway.. Selamat Makan Siang dan Shalat Dhuhur :)
 

29.5.12

Aku ingin kau seperti Edelweis

Wanitaku.. aku tiba di puncak tertinggi dan melihat hamparan bunga Edelweis, sangat cantik. Aku ingin kau seperti itu, bukan seperti Ilalang yang diacuhkan atau diinjak-injak orang, bukan juga seperti Mawar yang walaupun indah tetapi menyembunyikan duri yang kapan saja bisa melukai. Aku hanya ingin kau seperti Edelweis, berada di tempat tinggi dan hanya bisa disentuh oleh orang yang memang pantas menyentuhnya setelah berpayah-payah melewati aral dan rintangan. Edelweis bunga terjaga dan aku ingin kau selalu menjaga dirimu. Edelweis bunga abadi dan aku berharap kau pun abadi di hatiku.


*2009, kamu, aku 

28.5.12

The Pursuit of Happyness

Film ini film lama, sekitar 7 tahun yang lalu, dan saya sudah dua kali menontonnya tetapi tetap saja membuat saya menitikkan air mata sedih *emang dasar cengeng*


Saya tidak menonton dari awal, tetapi tidak terlalu terlambat. Begini ceritanya :

Chris Gardner adalah seorang Salesman, tetapi kemudian ia nekat menghabiskan tabungannya untuk membeli Alat Pemindai Tulang. Tapi alat tersebut dianggap terlalu mahal oleh para Dokter sehingga tidak laku terjual. Hidupnya bersama istri dan anaknya yang berumur 5 tahun semakin sulit, mereka tidak mampu lagi membayar sewa rumah. Belum lagi Chris yang sering memarkir mobil sembarangan membuat mobilnya disita. Sang istri tidak mampu bertahan dalam keadaan seperti itu dan memutuskan untuk meninggalkan Chris. Chris tidak mencegahnya tapi dengan syarat anak mereka (yang bernama Christopher) tetap tinggal bersamanya.

Suatu hari sambil menenteng Alat Pemindai Tulang, ia melihat seseorang yang menggunakan mobil mewah. Ia bertanya pekerjaan apa yang membuat orang tersebut memiliki mobil itu? Orang tersebut menjawab bahwa ia adalah seorang pialang. Chris tergiur dan melamar menjadi pialang. 

Di lain hari, Ketika ia sedang mengecet rumah sewaannya, Polisi mendatangi dan membawanya ke Kantor Polisi, terkait masalah denda tilang mobil yang belum ia lunasi, dan karena uangnya tidak cukup untuk membayar denda, ia harus 'bermalam' disana. Ia sempat menolak karena besok adalah jadwal interview di perusahaan pialang, tetapi Polisi tetap menahannya. Keesokan hari ketika dibebaskan, ia langsung berlari menuju perusahaan pialang, dengan masih mengenakan kaos, jaket dan celana ala kadarnya ditambah noda cat pada dirinya.

Singkat kata ia diterima bekerja, dengan syarat tidak di gaji selama 6 bulan karena statusnya adalah pekerja magang. Tentu saja kekalutannya bertambah, bagaimana ia bertahan hidup? Tetapi akhirnya ia menerima pekerjaan itu dengan harapan suatu saat ia akan menjadi pialang yang sukses.

Chris adalah seorang yang gigih, ia bekerja dengan giat dan ketika hari libur ia membawa Alat Pemindai Tulangnya untuk ditawarkan kepada para Dokter. 

Namun 'cobaan' nya belum berakhir, suatu sore ia di usir dari rumah sewaannya karena -lagi-lagi- tidak mampu membayar. Ia dan Christopher menjadi Tuna Wisma. Tidur di Toilet Stasiun Kereta. *sedih loh huhu*

Hari selanjutnya ia bermalam di Rumah Singgah, Rumah itu menyediakan tempat tidur dan juga makan malam, tetapi karena tempat tidurnya terbatas para tunawisma harus mengantri setiap pukul 5 sore dan antrian itu dibubarkan kala semua kamar sudah terisi. Yah.. Siapa cepat dia dapat dan Chris pernah tidak mendapatkan tempat tidur untuk mereka berdua, jadilah malam itu mereka tidur di dalam kereta.

Beberapa bulan berikutnya ia berhasil menjual semua Alat Pemindai Tulang, hasilnya ia tabung, namun layaknya pepatah Sudah Jatuh Tertimpa Tangga. Ia terus-terusan mengalami kesulitan hidup, ia mendapat Surat dari Kantor Pajak bahwa uangnya di Bank telah diambil oleh Pemerintah, dengan alasan ia belum membayar pajak.

6 bulan masa magangnya telah berlalu, tinggal penentuan siapakah yang diterima bekerja. Dan ternyata ia lah orang tersebut. Di akhir cerita ditulis bahwa ia telah menjadi pialang sukses.


Tidak perlu mengeluh atau terus-terusan mempertanyakan keadaan.
Cukuplah terus berusaha sekuat tenaga dan berdoa dengan yakin.
'Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil' adalah Sunatullah

27.5.12

#FF Simfoni Hujan


Dira sedih melihat hujan. Beberapa bulan lalu ia masih pencinta hujan. Berlari di halaman belakang sembari merentangkan kedua tangan dan menengadahkan kepala. Bau tanah basah, tetesan air di daun dan dahan, ia menyukai hujan. Sampai ketika kecelakaan itu merebut kuasa atas kedua kakinya. "Hujan, bagaimana aku bisa bermain denganmu kalau berdiripun aku sudah tak sanggup" dengan kasar ia menutup jendela kamarnya, sudah tak sudi melihat turunnya air dari langit.

"Sayang.. ada Sabri tuh datang" Bunda memasuki kamar setelah mengetuk pintu, memberitahukan bahwa Sabri bertandang. Ia mengenal Sabri sejak di SMA, Sabri adalah kakak kelas sekaligus senior Paskibra di sekolahnya. Kini Sabri sudah bekerja di sebuah perusahaan Oil and Gas, sedangkan ia -seharusnya- saat ini sedang menyusun skripsi, tetapi lagi-lagi kecelakaan itu merebut minatnya.

"Hei.. Dora, lemes amat, ngapain aja seharian?" Sabri biasa memanggilnya Dora, pelesetan dari namanya. 
"Bete!!" jawabnya singkat.
"Kalau ngga mau bete, keluar rumah dong. Kuliah lagi atau.. jalan-jalan ke Mall yuk"
Dira menggeleng.
"Alasannya?" 
Ia tidak menjawab tetapi sebenarnya Sabri sudah tahu alasan Dira mengurung diri dalam rumah.
"Malu? Malu sama siapa? Sampai kapan kamu malu?"
Dira masih terdiam. Ya betul ia malu, merasa tidak berdaya duduk di atas kursi roda, perlu bantuan orang lain untuk menggapai benda yang jauh di atasnya, atau mendorong kursi rodanya. Kecelakaan mobil beruntun di jalan tol dalam kota memberi kenang-kenangan untuk selamanya. 
"Sampai aku bisa berjalan kembali, barulah aku tidak malu lagi" matanya mulai berkaca-kaca.
"Jangan berkata seperti itu"
"Biarin!!"
"Dira, di dunia ini banyak yang keadaannya lebih parah dari kamu, tapi mereka baik-baik saja, they can face the world"
"Ooo jadi maksudmu keadaanku kurang parah? Dan aku terlalu berlebihan?" Dira hampir saja memutar kursi roda tetapi Sabri menahannya.
"Bukan begitu, maaf, ngga ada maksud seperti itu. Aku cuma... hfff.. aku cuma ingin kamu kembali seperti Dira yang dulu, Dira yang ceria, suka jalan-jalan bahkan sampai ke kolong tol hanya untuk memberikan makanan kepada mereka yang tinggal di sana, aku kangen kamu" suara Sabri bertambah pelan tetapi cukup terdengar olehnya.


"Bisakah aku kembali seperti dulu?" Dira berkata setelah mereka sama-sama terdiam beberapa saat.
"Tentu"
"Apa aku masih bisa ke kolong tol?"
"Aku temani"
Dira tersenyum tipis.
"Kuliahku?"
"Lanjut dong, aku akan antar jemput kamu"
Senyum Dira semakin melebar, bunyi hujan masih terdengar di luar sana.
"Kalau aku mau main hujan-hujanan?"
"Hmm.. boleh aja, asal sudah makan jadi ngga masuk angin"
"Kalau sekarang bagaimana?"
"Tahun depan aja"
"Kenapa lama sekali?"
"Karena.. eeee.... karena"
"Karena apa?" Dira benar-benar tidak tahu apa yang ada dalam pikiran Sabri.
"Enaknya sih nikah dulu, baru main hujan-hujanan bareng" Sabri berkata sambil memalingkan wajah, entah kenapa pipinya bersemu kemerahan.
"Maksudnya?"
"Ga tahu ah" Sabri menjauh darinya
"Hei, mau kemana?"
"Ketemu Papahmu, ada kan di rumah?"
"Mau ngapain?"
"Ada deehh"

 setahun kemudian

25.5.12

Kabil dan Habil

Kabil dan Habil adalah dua putra pertama yang ada di dunia ini. Kenapa begitu? Tentu saja karena mereka berdua adalah putra-putra Nabi Adam. Kabil mempunyai kembaran yang bernama Iqlima, dan selang satu tahun kemudian Habil lahir bersama kembarannya yang bernama Labuda. 

Di usia dewasa ketika waktunya mereka menikah, Nabi Adam memberitahukan bahwa Kabil akan menikah dengan Labuda sedangkan Habil dengan Iqlima. Tetapi Kabil (atas bisikan setan) menolak hal itu dan bersikeras ingin menikahi Iqlima yang lebih cantik daripada Labuda.

Nabi Adam lalu memberikan solusi kepada mereka berdua "Wahai Kabil, berikanlah kurban dari tanamanmu kepada Allah dan Habil pun akan memberikan kurbannya dari ternaknya". Keduanya menerima ide itu, walaupun Kabil melakukannya dengan terpaksa. Habil yang ditugasi menggembala ternak, memberikan hewan yang terbaik sebagai kurban, sedangkan Kabil yang bercocok tanam memberikan tanaman dan biji-bijian yang terburuk sebagai kurban. Selang beberapa waktu tahulah mereka bahwa kurban Habil yang diterima oleh Allah SWT. 

Kabil tidak terima dengan keputusan itu, ia mengancam akan membunuh saudaranya, tetapi Habil yang baik hati menasehatinya. Dengan diliputi kedengkian juga bisikan setan Kabil membunuh Habil. Tapi setelah itu ia tidak tahu apa yang harus dilakukan atas jasad saudaranya, diatas bukit ia mondar mandir menggendong Habil, lalu tiba-tiba ada dua ekor burung gagak yang berkelahi, salah satunya membunuh yang lainnya dan kemudian menggali tanah lalu menguburkan burung gagak yang telah mati. Kabil meniru hal itu.  
"Ceriterakanlah kepada mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Kabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Kabil). Ia berkata (Kabil): "Aku pasti membunuhmu!" Berkata Habil: "Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa".

"Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam."

"Sesungguhnya aku ingin agar kamu kembali dengan (membawa) dosa (membunuh) ku dan dosamu sendiri, maka kamu akan menjadi penghuni neraka, dan yang demikian itulah pembalasan bagi orang-orang yang lalim."

Maka hawa nafsu Kabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah, maka jadilah ia seorang di antara orang-orang yang merugi.

Kemudian Allah menyuruh seekor burung gagak menggali-gali di bumi untuk memperlihatkan kepadanya (Kabil) bagaimana dia seharusnya menguburkan mayit saudaranya. Berkata Kabil: "Aduhai celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, lalu aku dapat menguburkan mayit saudaraku ini?" Karena itu jadilah dia seorang di antara orang-orang yang menyesal.

:: Al Maidah 27 - 31 ::
Ibrah :
  • Penyebab orang menentang kebenaran adalah sikap menuruti hawa nafsu dan sombong. Dan orang yang mengikuti hawa nafsu lagi sombong tidak bisa menerima nasehat dan pelajaran kecuali lewat jalan yang hina
  • Bahwasanya Allah SWT hanya menerima kurban dari seseorang yang menyerahkannya dengan tulus dan ikhlas, tidak dicampuri dengan sifat riya, takabur atau ingin dipuji. Barang yang dikurbankan harusnya dalam kondisi baik dan berasal dari harta yang halal
  • Setan selalu menemukan cara untuk menyuruh manusia berbuat dzalim, kepada sesama manusia, dan tidak menaati perintah Allah ataupun orang tuanya
  • Mengambil pelajaran dari alam
 

24.5.12

Talk with SimSimi

Kemarin pas Blogwalking ke rupi adam nemu sesuatu yang lucu, yaitu SimSimi.


Simsimi adalah Robot Chatting, jadi jika kamu sedang bosan chatting dengan teman-teman chattingmu yang biasa, silakan chatting dengan SimSimi. Dijamin... aneh :P

Bagaimana tidak saya bilang aneh, lihat saja chat saya bersamanya berikut ini  

kuning kiri : SimSimi
kanan abu-abu : saya

kenapa namaku jadi Ashley? Ashley Simpson? Yo weis biarkan


gubraakkk
 
ga nyambung deh ih si sim 

nah kan aneh

ga papa, lanjutin aja dulu, walaupun tambah ga nyambung :D


udahan ah
yah begitulah chat pertamaku dengan SimSimi, mau mencoba?? Ternyata bisa di ganti loh bahasanya dengan bahasa Indonesia atau bahasa lain. Tapi.. tidak dijamin untuk nyambung 100% sih, namanya juga robot hehe

Kamu juga bisa mengajarkan dia kata-kata, tinggal klik Teach

Have fun go mad  http://www.emoticonizer.com

23.5.12

GiveAway Cah Kesesi AyuTea

Saya dan uzay main wawancara-wawancaraan via Email *tanpa jeda, tanpa kerja*, kalian sudah kenal dia kan? Itu loohh yang suka posting cerpen di Blog nya. Hah?? Belum kenal? Ya wajar sih kalau belum kenal, saya maklumi *muka flat*

Kami saling mengajukan pertanyaan, Nomer 1, 3 dan 5 dari Uzay, Nomer 2 dan 4 dari saya. Berikut 5 jawaban dari Uzay, dan 5 jawaban dari saya bisa dibaca di postingannya ini

1. hal apa yang dari masa lalumu yang membuat kamu terenyuh sampai  sekarang?? 
Masa lalu??, hmph kalau di ingat-ingat memang kadang masih meninggalkan duka, masih inget banget dulu gw di minta ibu untuk mondok di pesantren tapi sampai sekarang itu belum di realisasikan, cuma gara-gara keegoisan gw, padahal ngga cuma orang tua loh yang menginginkan gw mondok, tapi bisa di bilang tetangga-tetangga juga, karena di kampung gw memang jarang banget ada anak jebolan pesantren, atas dasar itu orang-orang sana takut kalau kedepannya ngga ada yang jadi penerus untuk masalah agama. memang sih bokap itu bisa dibilang dipandang bisa ngaji di lingkungannya dan orang-orang kepingin ada penerus beliau kelak yang bisa jadi imam di Masjid. ironisnya gw anak yang diharapkan itu. terutama nyokap yang naruh harapan besar ke gw, lukonyolnya saat itu gw cuma bilang "Zay ngga suka di panggil ustadz, ngga suka di pandang orang yang bisa agama, Zay mau belajar agama cuma untuk diri sendiri dan keluarga kecil Zay kelak, dan belajarnya ngga harus mondok sedangkan kalau keluar dari pesantren mau ngga mau anggapan orang-orang Zay bisa ngaji!" egois kan?? masuk akal ngga sih alasannya?? ya memang sulit rasanya diantara dua pilihan itu, tapi tetap saja pilihan itu harus di ambil. sampai-sampai nyokap itu meneteskan air mata minta gw mondok dan gw masih teguh dengan pendirian gw sendiri meskipun belum tentu itu benar. 
2. Wih kamu stubborn juga ya, padahal mondok itu sepertinya enak, lihat film Negeri 5 Menara sih hehe.. Anyway flash back ke 5 tahun ke belakang, perubahan apa yang pualing terlihat dalam dirimu sampai sekarang?
lima tahun?? berarti masih masa-masa SMA yak!! perubahan sih sepertinya masih belum terlihat cuma setelah sma gw itu langsung cari kerja kemana-mana dengan cuma bermodalkan ijazah SMA. Dan itu juga tanpa di bekali orang tua untuk ngurus-ngurus perlengkapannya. ibaratnya modal nekat dan pengen buktiin inilah jalan yang gw ambil. Sampai kesempatan itu datang, gw keterima kerja sebagai pramuniaga di salah satu perusahaan retail di indonesia. Dari semenjak itu deh gw mulai mandiri, meskipun sebenarnya kepingin kaya anak-anak lain bisa kuliah hehe... *bokap pernah bilang gini "Terus terang kalau untuk nguliahin aa belum ada uangnya, makanya mamah tuh ngotot banget supaya aa mau mondok setidaknya ada kegiatan setelah SMA" dan pada akhirnya nyokap luluh juga ngerestuin gw untuk pilih dunia kerja. Dan sekarang sih alhamdulillah udah dapet kerja yang lumayan ( kantoran kerenan dikit hehe..)

jadi perubahannya apa yak?? aaaa bingung rasanya masih egois dan labil haha... *ini miris sekali*
3. Ooo gitu a.. by the way aa itu artinya Anak Ayam? *disambit* Perubahannya apa? Menurutku perubahannya banyak.. Sudah bisa mandiri, bisa membuat nyokap mengerti dan akhirnya menerima keinginanmu, terus sudah bisa memberikan uang ke nyokap kan walaupun cuma sedikit. Okay lanjut pertanyaan : Merasa nyamankah dengan hal yang sekarang ini sedang di jalani?? 
Kalau dibilang nyaman ya kembali ke hati dong, semua akan terasa nyaman kalau hati yang ngejalaninnya juga nyaman.. yang penting selalu mensyukuri yang udah di terima. intinya pinter-pinter kita dalam menjalaninya, karena kenyamanan itu di dapat dari sumbangsih diri sendiri yang berperan selain dari lingkungannya.. tapi balik lagi ke kebutuhan yang semakin hari semakin bertambah, untuk itu kita dianjurkan untuk tidak cepat puas meski apa yang diinginkan sudah di capai, kenapa?? sebab semua ngga ada yang benar-benar abadi, suatu saat  itu semua -siap maupun tidak- akan terlepas. ngomong-ngomong puas memang manusia ngga ada puasnya kan??, dan puas disini maksudnya selalu berinovasi mencari dan mengembangkan apa yang udah ada dengan ngga hanya diam di tempat.
4. Jadi intinya merasa nyaman tapi harus tetap improve ya. Next, cita-cita.. inget ga dulu waktu masih kecil cita-citanya apa? kalo sekarang??
Pertama kali punya cita-cita dulu kepingin jadi ilmuwan, entah kenapa profesi itu yang kepikiran di otak semasa kecil. yang terpikir dulu kalau udah jadi ilmuwan semuanya udah hebat aja di mata orang lain. sempet waktu sekolah benar-benar mendalami ilmu exact tapi untuk sampai saat ini sepertinya itu tinggal cita-cita masa kecil. sekarang apa yah?? menjalani sisa hidup yang di beri dan terus berusaha menjadi lebih baik tiap harinya... *itu bukan cita-cita
5. Jawabanmu sama aja dengan jawabanku, Normatif hehe. Pertanyaan terakhir : Hal apa sih yang dalam jangka pendek dan jangka panjang ingin kamu raih??
Seperti yang sudah sering gw gembor-gemborin, kita itu kalau ingin maju harus punya target-target dalam hidup baik jangka pendek maupun jangka panjangnya. untuk apa?? setidaknya dengan target-target itu apa yang ingin kita capai lebih terarah. Jujur sejak dulu gw tuh selalu bikin yang namanya draf-draf apa yang harus gw selesain. Misal dua hari ini harus ngelarin apa, seminggu harus udah bisa apa, target nikah usia berapa?? #eh.. dan seterusnya. tapi ya namanya manusia sifat malesnya sudah susah di buang kadang target itu juga ngga efektif banget jadi kembali ke diri pribadi lagi masih mau berpedoman "Gimana nanti??" atau pindah haluan ke  "Nanti gimana!!" itu yang jadi pilihan. oke untuk target jangka pendek gw sendiri insya allah.
Tahun ini gw niatin untuk mulai kuliah *biar deh udah ketuaan* yang penting tuanya ngga ketinggalan #eh... itu untuk jangka pendeknya, apalagi yak?? ya makin nekunin hobi kali ya, dalam dunia tulis menulis, kasihan itu draf di leppi masih di cuekin ngga terjamah hehe.. oia ciri jangka pendek yang sudah terealisasi sih ya leppi itu Alhamdulillah udah punya dengan uang sendiri *itu bukti real dan otentik #apa deh.. . Kepingin banget bener-bener terjun belajar bareng sama-sama anak-anak yang kurang mampu. dan jangka panjangnya. nabung untuk berangkat haji bersama orang tua amiin.
Aamiin.. Kalau gitu harus hemat-hemat doong, oh iya kamu memang hemat ya, kan ga pernah malam mingguan hhehehehe *beneran dijitak*. Untuk belajar ga ada kata terlambat, karena hidup itu sendiri adalah proses pembelajaran lalu ujian, kemudian belajar lagi dan ujian kembali.

Baiklah kalau begitu, wawancara ini kita hentikan sampai disini, terima kasih ya atas waktunya. Salam Blogger dari Dunia Maya *senyum ala wartawan yang habis selesai wawancara*

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
  
"Tulisan ini diikutsertakan dalam GiveAway Cah Kesesi AyuTea yang diselenggarakan oleh Noorma Fitriana M. Zain"


note : Mungkin ini postingan GA paling absurd dan geje, tapi.. kami tetap ikutan yaa kami kan teman yang baik.. tapi beneran ga punya ide bagaimana mengemas postingan ini menjadi cantik. Pengen bikin fiksi tapi ga boleh kaann. Pengen kirim lewat email tapi ga boleh juga. Dan disuruh yang mengalir.. naah ini mengalir banget hehe.. anyway :

Happy Milad 
 Noorma Fitriana M. Zain
Barakallahu Fii Umrik
 
 http://www.emoticonizer.com
 
Friendship is about..
bringing out the positive when everything seems negative...
being accepted for who you are... 
being able to pick up right where you left off... 
sharing, talking, and laughing...
Friendship is about.. care each other 
 
 

21.5.12

Mengalahkan Penjahat - Parodi Anime

Sinchan sedang mengantri di Mangalusia Bank ketika beberapa orang masuk dan berkata "Jangan Bergerak!!!" suaranya sangat lantang sampai mengagetkan semua yang ada di dalam Bank tersebut. Mereka adalah penjahat yang ditakuti, Mr. Gru dan konco-konconya.

Despicable Me 2
"Jangan bergerak, semuanya tiarap di lantai. Sekarang!!." 
  
Semua panik dan menuruti apa yang dikatakannya, termasuk Sinchan.
"Kami tidak akan menyakiti kalian, kami hanya ingin mengambil uang dari teller Bank."

 

Tanpa disadari oleh Mr. Gru, diantara orang-orang itu terdapat Professor Utonium dan ketiga gadis super ciptaannya, Power Puff Girl.

Power Puff Girl
Secepat kilat ketiga Power Puff Girl menyerang Mr. Gru, saling hantam dan baku tembak pun terjadi.


Tetapi ternyata Mr. Gru terlalu kuat untuk mereka bertiga, mereka kepayahan dan menderita luka-luka akibat senjata si penjahat.

Sinchan menggelengkan kepala dan berkata "Aduh.. aduuhh... misterr, kamu jahat sekaliii" *tolong bacanya dengan logat sinchan yang mendayu-dayu*


"Diam kamu!! Hahahaha."

Tetapi tawa sang mister tidak berlangsung lama karena pintu Bank di terobos masuk oleh 5 orang Sailor.

Sailormoon
"Hei Penjahat menyerah lah, karena aku dan teman-temanku.. dengan kekuatan bulan akan menghukummu" Sailormoon berkata lantang dan mereka mulai menyerang Mr. Gru.


Tetapi sebagaimana halnya Power Puff Girls mereka juga tidak dapat mengalahkan para penjahat.

Tiba-tiba..

"Eee.. misterr, saya mau ke kamar mandii" tanpa rasa takut Sinchan mendekati Mr. Despicable dan mengatakan hal itu.

"Hah, jangan beralasan kamu bocah, kamu mau melarikan diri kan? Saya tidak akan tertipu.. hahahhahahah."

Sinchan yang sudah tidak tahan akhirnya mengeluarkan apa yang sedari tadi telah ditahannya.. "Tuutttttt.." dan tanpa merasa bersalah ia berkata "Aduh.. aduuhh.. leganyaaa"


Tidak dinyana gas beracun itu membuat para penjahat pusing dan tidak berapa lama mereka jatuh pingsan.

"Sinchan, kamu mengalahkannya, waah hebat sekalii" Bubbles, anggota Power Puff Girl mendekatinya.

"Aahh tidak koq biasa saja." jawabnya dengan wajah tersipu.

"Sinchan kamu hebat" Sailormoon dan teman-temannya juga mendekati Sinchan, begitu juga sekuriti, pegawai Bank dan yang lainnya. Mereka mengelu-elukan Sinchan (sambil menutup hidung) "Sinchan.." "Sinchan" mereka memanggilnya, bahkan ada seseorang yang mengguncang tubuhnya "Sinchan", panggilan itu semakin kencang begitu juga guncangannya "Sinchan", ia semakin mengenali suara itu, itu suara Ibunya "Sinchan banguunn nanti kamu terlambat ke sekolah, Mama tidak mau mengantarmu dengan sepeda, ayo bangun sebentar lagi bus sekolahmu datang" Sinchan mulai membuka mata "Dimana aku?" "Ah kamu ini, jangan mengada-ada Sinchan. Kamu mimpi ya? seru sekali sampai menyebut Power Puff Girl dan Sailormoon segala, bangun yuk" "Kamu.. Misae Nohara ya?" Tuukk Mama pun menjitaknya sampai benjol besar "Ayo bangun!!!" 


::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

"Postingan ini diikutsertakan dalam My First Giveaway: P-A-R-O-D-I ANIME oleh Ca Ya

Photobucket 


18.5.12

"Twelve Ball Hits You"

Sedang mengibaratkan Blog adalah Buku Harian, dan saya menulis seperti ini :

Dear Diary,

Kmrn nonton Indonesian Lawyers Club (ILC) & temanya adlh Lady Gaga!!.. Kl aku pribadi ditanya setuju atw tdk dia ngadain Konser di Ind., adlh... hmm bingung ya krn ini mnyangkut hajat hdp org bnyk. Si LG konser di sini krn dia mrasa dia punya bnyk penggemar & tentu aja itu menghasilkan benefit bwt dia. Coba kl orang2 Ind. ga suka sm dia, pasti dia ga mau ke sini. Tuk apa?? & lg yg menjadi masalah knp konsernya dia ga disetujui adlh krn -katanya sih Ry- dia itu penganut paganisme yg ada hubungannya ke Iluminati, Fremason dsb. Habisnya dia suka pake simbol2 seperti itu siih. Naah itu yg bikin ormas2 agama menilai kl LG bakalan merusak moral. Ditambah dgn kostumnya yg aneh2 itu. Pake daging di kepala lah / apa lah, au ah pokoknya aku ga nonton

Oh ya Ry, waktu itu jg aku pernah baca di blog org, ga tau sapa, lupa, tntang Teori Darwin vs Nabi Adam. Aku jd teringat slh 1 ayat dlm Al Qur'an tntang penciptaan Manusia, duuh aku lupa ayat brp, nanti deh aku cari lg ya Ry, intinya ketika Allah ingin menciptakan Manusia, Malaikat berkata knp Allah ingin menciptakan Manusia yg sukanya bikin kekacauan?. Naah Malaikat tahu dr mana kl Manusia sk bikin rusuh? ternyata sblm Allah menciptakan Nabi Adam, Allah sdh lbh dulu menciptakan Manusia Purba (Neanderthal/Manusia Gua). Yg dulu dipelajaran SD kita tahunya Pitecantropus Paleojavanicus & teman2nya itu looh. & wujudnya memang begitu, kaya perpaduan antara Stupid Monkey dgn Manusia. Dulu waktu SD kita cuma manggut2 aja tuuh tp setelah gedean dikit baru deh nyadar kl Teori itu salah. Buktinya Monkey masih banyak tuh, ga ada yg berubah jadi Manusia hehe

Ry, udah lama nih ga ngaji bener2 face to face sama Guru Ngaji, skrg lbh seringnya googling tuk cari tahu apapun. Memang bagus sih tp potensi salah kaprahnya ttp ada & bs jd fatal kl ga punya teman diskusi. Apalagi jaman skrng yg ibaratnya : fitnah sudah sampai ke tulang sumsum. Apalagi kl baca opini tentang "Jangan kaitkan science dengan agama" wah bisa tambah rungsing dah, krn koq kesannya 2 hal itu bertolak belakang?. Pdhal menurutku ga ah. Bnyk koq Ayat dlm Al Qur'an tntang Penciptaan Langit & Bumi, tntang Alam semesta, Hukum, Pengobatan, Astronomi/Ilmu Falak. Emang itu bukan Science? Jgn lupakan jg bahwa bnyk Cendikiawan Muslim seperti ibnu Sina, Ibnu Khaldun dll. Mereka menekuri & 'membedah' Qur'an makanya dpt ilham yg kmudian dikembangkan menjadi Ilmu Pengetahuan. Oh iya jd inget dulu Rasulullah kl kirim surat ke Raja2 membubuhkan semacam stempel di akhir suratnya, nah mngkn itu jg jd cikal bakal lahirnya Stempel? Wallahu'alam

Btw Ry, aku ga sk matematika, fisika, kimia / rumusan apalah, jd aku ga tau & ga mau ngitung brp x jantungku berdetak sampe umurku 60 thn nanti, walaupun ada yg bilang jantung berdetak +5000 kali/jam, & aku jg ga tau brp lama waktu tuk ngerebus 1 kilo telur, tuk apa? toh aku lagi ga brusaha memecahkan rekor rebus telur :P

Sdng memikirkan lagu apaa ya yg aku ga suka? Hmm apa ya?? kl ga suka ngapain diingetin ya? Kan ga penting. Itu jwban yg jujur loh Ry dr seseorang yg 'merasa' kdng jujur & bs dipercaya *haiiiss*. 

Ry, tahu iklan susu dngn tag "Life is an Adventure" kan? hidup ya sperti itu, petualangan tuk mnjadi lbh baik, hari ini hrs lbh baik dr hari kmrn, & hari esok hrs lbh baik dr hari ini. Kl tdk mau merugi ya hrs keep moving on *senyum ke buku diary*

Ngomong2 soal iklan pengen jg nih jd artis, bs ga ya? tes ya, pura2nya aku marah ke kamu ya Ry : "Heh Ry, Kamu Tahu Ga sih Kalau Copy Cat itu Ga boleh?? Tahu Ga Kamu?? Kenapa kamu diam?? Jawab!!! Plaaakkk" Gimana Ry? cocok ga aku jd artes??

Udah dulu ah, bye bye Diaryy *lambaikan tangan ala Miss Universe*

******

Tulisan ini tercipta gara-gara EKSAK yang menggelontorkan 12 pertanyaan ke 12 orang. Dan pertanyaan-pertanyaannya telah saya sisipkan dalam kata-kata diatas *hihi rasain kau Sak, simpulkan aja sendiri jawabanku :P

Oh iya selain itu dia juga minta Kri-San tentang Blognya, setelah aku pelototin kayanya ga ada yang salah disitu, jadi ga bisa kasih Kri-San hehe

Ok deh, PR sudah dikerjakan.. ups ada satu lagi sih pertanyannya yaitu ASL : Hmm I m female, at Jakarta.. teruss.. Umur? Ah apalah arti deretan angka toh kedewasaan seseorang tidak ditentukan dari angka tersebut. Yang jelas Tua itu pasti tapi menjadi bijaksana itu pilihan *etdaah mantap kaan jawabannya xixixixi 

Pertanyaan dari Eksak :
  1. ASL pliss...!
  2. Ibaratin hidup ini kayak sesuatu versi elo dan jelasin perumpamaannya!
  3. Elo tau gak ±5000 kali jantung berdetak dalam sejam? Menurut angka itu, coba elo itung berapa kali jantung berdetak pas umur elo nginjek 60 tahun!
  4. Apakah elo termasuk orang jujur dan bisa dipercaya?
  5. Setuju gak elo ama konser Lady Gaga di Indonesia? Kenapa?
  6. Tentang evolusi manusia dan konsepsi Islam. Ada yang nanya di mana letak Nabi Adam dalam teori Darwin? Gimana menurut elo?
  7. jangan mencampur adukkan science ama agama. Karna keduanya harus jadi bipolar yang gak bisa bersatu. Gimana pendapat elo?
  8. Cari hukum agama, referensi, ilmu pengetahuan, belajar, ngaji, semua bisa pake gugel. Setuju gak lo? Kenapa?
  9. Pengalaman gue satu telor bisa mateng dalam 6,5 menit. Coba berapa waktu yang elo butuhin buat ngerebus 1 kg telor?
  10. Tolong dong, tulisin lirik lagu yang paling elo benci!
  11. Belajar akting, ya! Coba deh maki-maki gue, gara-gara gue ngejiplak tulisan elo tanpa ijin!
  12. kasih saran dan kritik buat lapak gue ini! 
 
 nb: udah dikerjain dari kemaren2 tapi baru publish, udah ya ga punya utang :D

17.5.12

#FF Money can't buy happiness

Fajar memasuki kamar tetapi tidak menemukan Wita, ia geram karena seharusnya Wita tidak kemana-mana, apalagi ketika Fajar tidak ada di rumah, ditelponnya Hp sang istri tetapi ia bertambah geram karena Wita tidak mengangkat telponnya.
"Ya ampuunn kemana sih tuh orang, ngeselin banget. Biiikkkk" Fajar berteriak dari lantai dua memanggil Bik Inah. Yang dipanggil tergopoh-gopoh menghampiri.
"Iya Den".
"Wita kemana?" tanyanya dengan nada tinggi, seolah tidak perduli apakah yang diajak berbicara orang yang lebih tua atau bukan.
"Eeee... anu.. anu Den...".
"Anu, anu, apa?"  potongnya tidak sabar.
"Itu... eee.. Tadi pergi bawa koper, Bibik ndak tahu kemana".
"Memang ngga ditanya?" intonasinya semakin tinggi, sampai-sampai Bik Inah terlonjak karena kaget.
"Sudah ditanya tapi tidak dijawab Den".
"Ah.. shuut. Sudah berani ya dia, dia pikir dia siapa!!" dan sejumlah kata-kata lain meluncur dengan lancarnya. Fajar meninggalkan Bik Inah yang masih menunduk takut.

Sambil melangkah ke arah mobil yang baru saja dimasukkan ke garasi ia kembali menelpon Wita. Dan Wita tetap tidak mengangkat telponnya.

Di radius beberapa kilometer dari rumah Fajar, seorang wanita baru saja memasuki bandara, melakukan check in sebuah maskapai penerbangan dengan rute Jakarta - Solo.

"Boleh lihat KTP nya Mba?".
Ia menyerahkan KTP kepada petugas sambil berkata "Mas saya mau seat yang di dekat jendela sebelah kiri ya, jangan terlalu belakang".
"Oh boleh, sebentar saya cek dulu" si petugas sempat menatap wajahnya dan melihat ada lebam pada pipi.

Hp kembali berbunyi tetapi nada panggilan itu membuatnya mengetahui siapa yang menelpon. Ia membiarkannya.

"Terima kasih" ia menerima tiket dari petugas dan berjalan ke arah Lounge, masih ada waktu satu jam sampai tiba jadwal penerbangan pesawat ke Solo.

Hp nya kembali berbunyi tetapi kali ini bukan telpon, melainkan SMS.

Wita!! kamu dimana sih??? maksud kamu apa pergi dari rumah hah? berani-beraninya kamu. Dimana kamu? biar aku susul ke sana.

Nada marah terbaca sangat jelas, dengan gemetar ia membalas sms itu.

Maaf sayang, kamu tidak usah susul aku, aku mau pulang ke rumah orang tua ku, aku butuh sendiri. Pliss.

Tidak berapa lama setelah sms terkirim Hp nya kembali berbunyi. Ia menekan tombol reject lalu tombol Power Off. Untuk saat ini ia tidak mau mendengar perkataan apapun dari Fajar, pria yang baru dinikahinya satu tahun belakangan.

Lounge GA tampak lengang, tidak banyak orang di sana. Hanya terlihat beberapa orang yang sedang menunggu pesawat sambil menikmati hidangan yang disediakan. Perutnya pun lapar tetapi mulutnya pahit dan tenggorokannya menolak menerima makanan.
Perlahan Wita menyesap kopi, masih terasa sakit pipinya akibat terbentur meja setelah Fajar mendorongnya kemarin malam. Pertengkaran itu kembali membayanginya. Pertengkaran yang selalu berujung kepada kekerasan fisik, Fajar memang tidak segan-segan memukulnya di kala ia merasa Wita berbuat salah. Lalu setelah beberapa jam kemudian Fajar merengek agar dimaafkan dengan memberinya macam-macam hadiah. Selalu seperti itu.
Solo, Sehari setelah itu.

"Ma.. Mama pernah bertengkar hebat ngga sih dengan Papa?" Wita merebahkan kepala di pangkuan Mama, baginya tempat ternyaman adalah di dekat sang Mama.
"Pernah, tapi tidak lama" Mama membelai rambutnya.
"Terus cara Papa untuk rujuk sama Mama bagaimana? Kasih kado yang mahal-mahal ngga?".
"Ngga, cukup dengan kata-kata maaf yang tulus dari hati. Dan setelah itu sikap yang manis, karena barang-barang mewah atau uang yang banyak tidak bisa jadi media untuk meminta maaf kalau setelah itu sikapnya masih sama".

Wita menahan tangisnya, ia tidak ingin Mama mengetahui hal yang sebenarnya. Mama benar, seharusnya aku tidak menerima begitu saja semua pemberian Fajar setelah perlakuannya yang buruk, seharusnya ia tahu bahwa uangnya tidak bisa membeli aku, uangnya tidak bisa membeli kebahagiaanku, katanya dalam hati.

"Sayang, pipimu kenapa? koq agak lebam?".
"Oh, ngga apa-apa koq Ma" jawabnya cepat, sambil terus memikirkan tindakan apa yang harus dilakukannya untuk membuat Fajar berubah.