Quote Me Today

Wahai diri akan dibawa kemana kaki ini nanti? Ke arah onak berduri atau hamparan indah yang menyenangkan hati?

2.1.12

Nabi Ayyub

Sudah lama ngga merangkum Kul Twit, lets find a good one.. Hmm Ust. Salimafillah mentwit tentang Nabi Ayyub.. Nice to share here :)

1. Semoga Shalih(in+at) berkenan; malam ini insyaaLlah akan sedikit membincang keagungan 'Alaihis Salam dalam sabarnya.

2. Allah berfirman; "Dan ingatlah akan hamba Kami, ; ketika dia menyeru Tuhannya, 'Sesungguhnya aku diganggu syaithan.."

3. "..dengan kepayahan & siksaan." {QS 38: 41} Mari kita kutip tafsir Syaikh Muhammad 'Ali Ash Shabuni, Rawa-i'ul Bayan.

4. Perkataan , "Sesungguhnya aku diganggu syaithan" adalah ungkapan lembut & penuh adab pada Allah; yakni menyandarkan..

5. ..segala penderitaan yang dialaminya kepada syaithan; padahal hakikatnya tiada apa jua, baik manfaat atau madharat..  

6. ..kebaikan maupun keburukan; yang tak berasal dari Allah 'Azza wa Jalla. Tetapi, dengan tetap menginsyafi bahwa..

7. ..semua yang terjadi merupakan ketetapanNya; menyandarkan derita & lara pada Allah tak patut dihadirkan dalam ucap.  

8. Inilah keagungan adab; ia ada di atas hakikat. Sebagaimana Ibrahim tahu bahwa jika dia sakit, Allah jua yang takdirkan.  

9. Tapi dalam ucapan; dia nyatakan; "Allah yang memberiku makan & minum; & tatkala AKU SAKIT; Dia menyembuhkanku." {QS 26: 79-80}

10. Sesungguhnya makan, minum, SAKIT, & kesembuhan Ibrahim, semua dari Allah, tiada sekutu bagiNya. Tapi adab menuntunnya..  

11. ..untuk menisbatkan sakit itu pada dirinya sendiri. Demikian kita diajarkan; keyakinan itu tetap; adab harus dijaga.  

12. Kemudian ucapan ; "binushbin wa 'adzab " bermakna beliau diuji dalam 2 ranah sekaligus.

13. Yang pertama lahiriah-nya; "nushb", yakni kepayahan tersebab sakit yang merusak tubuh, memedihkan, & mentakberdayakan.  

14. Yang kedua pada batin; "'adzab", yakni rasa kehilangan yang mengiris atas segala yang pernah dimiliki sepenuh cinta.

15. Kisah yang beroleh musibah berlipat; lahir & batin, Allah letakkan di QS Shaad tepat setelah cerita Dawud & Sulaiman.

16. Seakan Allah hendak sampaikan pada Muhammad SAW & ummatnya; "Tiada hamba yang dikurniai nikmat dunia melebihi Dawud & Sulaiman.."  

17. ..maka teladanilah kesyukuran mereka hingga menjadi hamba terkasih. Dan tiada yang beroleh bala' bencana melebihi ..

18. ..maka teladanilah kesabarannya hingga menjadi hamba tersayang. Sebab sungguh kalian hidup di antara 2 keadaan itu."  

19. Sufyan Ats Tsaury pernah ditanya; Mana yang lebih utama; orang kaya yang bersyukur ataukah orang miskin yang sabar?  

20. Jawab beliau; SAMA mulianya. Sebab Allah memuji Sulaiman; "Dia sebaik-baik hamba; sungguh dia sangat taat!" {QS 38: 30}  

21. Lalu Allah memuji ; "Dia sebaik-baik hamba; sungguh dia sangat taat!" {QS 38: 44}. Kalimat pujian tuk keduanya SAMA.

22. dipuji Allah; "Inna wajadnaahu shaabiraa " {QS 38: 44}. Bagaimana kesabarannya?

23. mencontohkan kesabaran dalam bentuk pengaduan sebagaimana telah tersebut di QS 21: 83; demikian juga QS 38: 41 ini.

24. Maka makna pertama dari sabar yang diteladankan adalah kembali pada Allah; mengadu dengan penuh adab & kehambaan.

25. Seperti juga kalimat indah Ya'qub; "Semata aku adukan kesusahan diri & kesedihan hatiku kepada Allah!" {QS 12: 86}

26. Juga kalimat mulia Muhammad SAW tatkala diusir dari Thaif, dikejar-kejar dengan olok & makian, dilempari batu & kotoran.  

27. "Ya Allah, padaMu kuadukan lemahnya diriku & kurangnya siasatku.." Lagi-lagi adab; beliau tidak mengadukan orang lain.  

28. Sebenarnya bisa saja beliau SAW berdoa; "Ya Allah, kuadukan padaMu kerasnya hati mereka & jahatnya perlakuan padaku.."

29. Tetapi Muhammad SAW adalah guru dalam adab mulia pada Allah & sesama manusia; tiada yang dia adukan selain dirinya.  

No comments:

Post a Comment

leave ur track so i can visit u back :)