Quote Me Today

Wahai diri akan dibawa kemana kaki ini nanti? Ke arah onak berduri atau hamparan indah yang menyenangkan hati?

24.1.17

Open Date Tiket Pesawat Itu Sama Dengan Reschedule Alias Ada Biaya Penalti

Open date... dua kata yang awalnya saya artikan sebagai : "boleh pindah tanggal di tiket pesawat tanpa harus membayar lagi" ternyata keliru. Hal ini saya baru tahu ketika mengurus reschedule Mr. & Mrs. Y (sebut saja begitu karena Mr. & Mrs. Smith sudah ada yang punya 😄). Hmm jadi ceritanya begini, beliau itu meminta dipesankan tiket pesawat Jakarta - Doha pada Jum'at dini hari. Setelah saya cek ke tiga travel ternyata ada satu travel yang selisihnya lumayan banyak yaitu sekitar Rp. 9 juta, jadilah saya ambilkan tiketnya di travel tersebut. 

Singkat cerita, malam Jum'at sekitar jam setengah 12 malam saya dikabari bahwa Mr. & Mrs. Y tidak jadi berangkat karena masalah visa. Tanggal lahir Mrs. Y salah tulis di visa which is tidak sesuai dengan di passport, alhasil petugas Bandara tidak mengizinkannya masuk. Karena kondisi sudah tengah malam dan nyawa saya belum ngumpul jadi saya katakan besok akan saya urus. Keesokannya yaitu hari sabtu saya coba tanya ke agen travel bagaimana proses perubahan atau reschedule. Normalnya sih travel tidak mau mengubah karena peraturan mereka perubahan itu harus dilakukan 6 jam sebelum keberangkatan tapi ketika saya jelaskan alasannya bahwa tidak dibolehkan berangkat karena typo di visa (padahal pihak imigrasi di Qatar sudah ditelpon dan mereka membolehkan tetap terbang) maka travel memberikan dispensasi untuk reschedule.

Sempat mundur dua hari karena di Qatar kantor-kantor libur hari Jum'at-Sabtu dan harus menunggu lagi sampai hari senin karena di sini hari minggu libur. Tetapi hari minggunya itu saya sudah berkomunikasi dengan pihak travel via online, mereka bilang untuk biaya perubahannya adalah Rp. 4 juta/pax jadi untuk 2 orang atau 2 paxs adalah Rp. 8 juta... uwoowww angka yang fantastis. Cuma selisih Rp. 3 juta dapat deh 1 tiket lagi berangkat ke Qatar. Lalu saya balas email tersebut dan pihak travel membalas lagi bahwa biaya tersebut terdiri dari biaya perubahan jadwal USD 100 dan biaya no show alias tidak jadi berangkat USD 200, jadi totalnya USD 600/2 paxs. Naah di situlah kami baru ngeh bahwa Open Date itu sama saja dengan Reschedule. Cuma bedanya tidak semua tiket bisa di Open Date, hanya kelas dan penerbangan tertentu saja.

Karena tidak setuju dengan angka yang fantastis itu, hari seninnya Mr. Y mendatangi kantor maskapai tersebut dan diberikan angka baru yaitu USD 210/paxs, hmm... lumayan lah yaa turun biayanya walaupun tetap uwow sih, dan pembayarannya pun hanya bisa dilakukan melalui agen travel tempat tiket dipesan. Yaah lumayan wasting time deh tapi Alhamdulillah tiket yang sudah di reschedule berhasil kami dapatkan setelah ber-email-email ria sebanyak 26 email antara saya dan agen travel (kalah deh email-emailan ma yayank juga hehe), itu pun setelah si agen travel salah tanggal pada tiket yang terbaru (mungkin karena dia sudah terlalu liuer)... Alhamdulillaah 'ala kulli hal akhirnya mereka jadi terbang juga (lagi-lagi setelah saya ga konsen tidur sampai Mr. & Mrs. Y berhasil check in tanpa ada lagi kendala 😊)

Well... 
hikmahnya adalah no matter seberapa sering kita melakukan sesuatu -dalam hal ini sih bolbal travelling- tapi harrus kudu cek n ricek data lagi. Gagal paham & gagal fokus aja ga enak apalagi gagal berangkat 😁.

Saya sempat berpikir kalau Mr. & Mrs. Y memberikan 'uang damai' mungkin mereka bisa diloloskan dan jadi berangkat, tapi... beliau berdua itu orang yang mengerti tentang hukum suap plus kurang tahu kebiasaan di sini yang suka under table money (etapi ga semua kooqq masih banyak orang yang lurus 🙏) makanya mereka tidak begitu. Saya juga sempat berpikir kenapa mereka berdua tidak meminta bantuan pada anak-anaknya yang berprofesi sebagai pilot (bukan pesawat CL yang ketahuan ngaco itu hehe), mungkin juga tidak akan seribet ini. 

Tapi... Qadarullah mungkin memang harus begini, mereka berdua ditakdirkan berangkat hari senin instead Jum'at lalu, ditakdirkan membayar lebih banyak dari tiket awal yang mereka beli. Pastinya ada pelajaran di setiap kejadian, bukankah Allah lebih tahu? Manusia boleh merasa detail dalam merencanakan sesuatu tetapi Allah lebih teliti dan Maha Memperhitungkan.

#SalamTawakal


Mencegah agar saya tidak dikomplain orang travel ini saya infokan perhitungan reschedule tiket pesawat :

Harga penerbangan baru - (harga penerbangan lama - airline fee - reschedule fee/orang/rute)

Jika harga yang baru lebih murah daripada harga lama maka selisihnya akan dikembalikan*

*Syarat dan ketentuan berlaku

 

2 comments:

  1. agak ribet ya kalo ngurusin tiket pesawat
    gak semudah dan semurah ngurusin tiket bis
    hihihih

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah iya gampangan bus n kereta ya :D

      Delete

leave ur track so i can visit u back :)