Quote Me Today

Wahai diri akan dibawa kemana kaki ini nanti? Ke arah onak berduri atau hamparan indah yang menyenangkan hati?

22.11.12

Ketika Uang Berkuasa

Saya lagi galau nih temans, tapi galaunya bukan urusan cinta-cintaan dan sebagainya, tapi lebih ke galau dengan perusahaan BUMN milik Pemerintah.

Humm *tarik napas*, saya kok melihat kalau perusahaan-perusahaan besar kadang tidak efektif dalam penerapan peraturan ya. 

Contoh kasus, masalah tender. Sebuah perusahaan BUMN yang mengadakan tender, telah membuat peraturan dan persyaratan yang harus ditaati dan dipenuhi oleh peserta tender, namun di kemudian hari, ternyata persyaratan-persyaratan itu tidaklah cukup untuk memenangkan tender. Tetap saja ada Uang yang bermain di belakangnya. Yang lebih menyesakkan adalah ketika mengetahui kalau pemenang tender itu merupakan perusahaan yang justru tidak memenuhi persyaratan tender. Tidak Fair kan?  Bukannya di diskualifikasi eeh justru perusahaan itu keluar sebagai pemenang pertama, alias mendapatkan project paling banyak. Konyol!!

Masih membicarakan tender, ada juga perusahaan besar yang telah menetapkan jadwal tender dari jauh-jauh hari, tapi ketika sudah due date, mereka memberitahukan bahwa pelaksaan tender di undur. Alasannya? Ada perusahaan yang protes karena tidak di undang dalam tender tersebut. Wew sejak kapan suatu perusahaan nasional bergantung kepada calon mitranya? Lagi-lagi beberapa orang mengaitkan hal ini dengan : Uang. Si perusahaan yang protes, 'mengadu' ke jajaran Direksi dan....... tebak sendirilah.

Di daerah Indonesia bagian lain, beberapa perusahaan jasa pun harus gulung tikar gara-gara keluarnya peraturan pemerintah yang membatasi produksi ***********, dan ternyata Per-Men itu hanya memberatkan perusahaan kecil, karena perusahaan jasa dengan skala besar tetap melenggang kangkung, dan semakin menancapkan taring-taringnya di segala jenis jasa tersebut.

Apa benar ya Jakarta ini akan dijadikan Arena Bancakan bagi para Konglomerat Hitam? Seperti yang pernah dikatakan TrioMacan2000. Wallahu'alam, tetapi sungguh hidup di Jakarta semakin sulit.

No comments:

Post a Comment

leave ur track so i can visit u back :)