Quote Me Today

Wahai diri akan dibawa kemana kaki ini nanti? Ke arah onak berduri atau hamparan indah yang menyenangkan hati?

24.11.14

Hay Day Cafe

Jika suatu waktu ada kesempatan berkunjung ke Semarang cobalah mampir ke Jl. Ahmad Yani, ada sebuah cafe baru yang mulai banyak dikunjungi, nama cafe nya lumayan eye catching, 'Hay Day Cafe'. kalau anda pencinta game online pastilah familiar dengan game tersebut. Hay Day adalah salah satu game yang saat ini sedang digemari, konsepnya hampir mirip dengan Farmville atau game berkebun lainnya. Tapi aku tidak akan membahas permainan-permainan itu, because i wanna talk about the Cafe.

Beneran deh, Cafe ini cozy banget! dan aku akan mengupasnya sedikit.

Dimulai dari halaman parkirnya yang luas, si empunya cafe pasti sudah memikirkan kalau ke depannya cafe HD ini (mulai sekarang aku akan menyingkat Hay Day menjadi HD) akan banyak dikunjungi HD-ers (istilah buatanku sendiri untuk pemain Hay Day), di pintu masuk berdiri manekin yang menjadi maskot dari HD yaitu Greg (kalau kamu main HD pasti kamu tahu). Daan tentu saja aku tidak melewatkan kesempatan ber-selfie-ria dengan Greg, Hey Ronald McD now you got the Rival!

Ketika memasuki cafe agak sedikit tercengang karena... bangku-bangku dan meja kayu dalam game itu benar-benar nyata, OMG! Ada 2 section di cafe ini, kamu bisa memilih indoor atau outdoor, aku menoleh ke arah kaca bening yang menghadap ke outdoor dan melihat beberapa orang yang sedang berfoto di bangku ayunan berwarna putih, lagi-lagi persis sama dengan yang ada di HD, what a salute to owner of this.

"Silakan Mbak." Seorang pelayan wanita menghampiri, "berapa orang?" Katanya lagi.

Dengan malu-malu aku menjawab, "Sendiri." Arghh look around, minimal mereka berpasangan atau bergerombol, asik berfoto dan sebagainya, sedangkan aku? Sendiri! Hanya bisa menyalahkan Kiki sepupuku yang mengajakku ke Semarang untuk-menghadiri-pernikahan-sahabatnya-namun-jadi-ikut-ikutan-sibuk-mengurusi-perintilan-pernikahan-dan-meninggalkan-aku-sendiri sambil berkata "Maaaaff... kamu jalan-jalan sendirian aja yaa, karena bakalan bosan juga kalau ikut kami cari aksesoris." Dan aku hanya manyun.

Aku memilih sofa bulat di sudut cafe, karena kayu-kayuan ala HD sudah terisi penuh. Si pelayan yang di name tag nya tertulis WINA memberikan menu, tersenyum lalu meninggalkanku setelah berkata 'Silakan memencet bel kalau sudah siap memesan'.

Hmm okey aku menarik napas lebih dalam, menyiapkan mental sebelum melihat apa yang ada dalam menu, terbersit segala kue-kue dan minuman dalam HD dan jantungku jadi berdegup lebih kencang, tanganku gemetar. Upsi sepertinya terlalu berlebihan.

"Take your time" begitu yang tertulis di cover Menu berwarna hijau lapangan bola.

Sepuluh menit berlalu dan aku belum memutuskan akan memesan apa. Yeah i take my time to choose what i suppose to order in this fabulous menu. Lagi-lagi aku berlebihan, tapi heyy siapa yang tidak! Bagi HD-ers kue-kue di HD itu look so yummy; cheesecake, chocolate cake, strawberry cake, lobster soup, es krim aneka rasa, baked potato, jus-jus... aku bisa menyebutkan semuanya tapi perutku sudah mulai demo, jadi aku memutuskan untuk memesan.

Wina dengan baik hati memberikan password wifi setelah mencatat pesananku, meninggalkanku yang mulai membuka handphone, satu notifikasi masuk 'Tom is ready for new errand', well oke Tom mari bantu aku mencari lemon pie untuk boat ku.

&&&

Tik-tok-tik-tok menunggu itu sangat menyebalkan seperti halnya menunggu Tom bangun 2 jam lagi, untuk kemudian patuh diperintah mencari sesuatu. Tapi untungnya pesananku tidak selama itu, 20 menit kemudian -mungkin- Wina datang dengan nampan yang di atasnya terdapat piring bertudung saji. Waah seperti makan di restoran bonafid atau pesanan antar di hotel berbintang saja.

"Silakan." Wina meletakkannya di atas meja, membuka tudung saji... hmmm merebakkan aroma sedap dari udang bakar madu dan aku... speechless hihi. "Selamat menikmati." Aku mendengar nada puas dari suara Wina, dia pasti bisa menduga bahwa aku kesemsem dengan apa yang dia sajikan.

"Tapi saya nggak pesan muffin." 

"Hari ini muffin blackberry nya free mbak." Ia tersenyum, meninggalkanku yang bingung, mencicipi yang mana dulu, udang kah? atau seafood salad yang terlihat segar kah? atau honey apple cake atau muffin yang masih hangat?

dan aku memutuskan untuk... selfi hohoho.


&&&

Aku bersandar malas karena kekenyangan tapi sambil memegang gelas yang yoghurt smoothie nya hanya tinggal seteguk lagi.

"Huuyy di mana? Aku jemput yaaa..."
"PING!!!"

BBM dari Kiki sepertinya menyudahi keberadaanku di sini. 

"Oke, jemput sekarang. Aku di Ahmad Yani, Hay Day Cafe."

"Siaapp."

Aku tersenyum membacanya, tidak sengaja melihat ke meja sebelah, beberapa gadis dengan seragam SMA sedang menikmati fish and chip dan seloyang pizza.

#Fiksi



4 comments:

  1. Wah jadi Penasaean nih.

    Saya terakhir ke Semarang tahun 2004. itupun berslaturahmi dengan keluarga Calon saya waktu itu. Waktu itu calon istri saya nasih kuliah di IKIP PGRI Semarang. Karena kunjungan singkat 2 hari jadi nda bisa kemana mana. Walhasil cuma sempat mampir ke Sam Pho Kong dan Masjid Agung aja

    ReplyDelete
  2. wah klo pulkam sy kudu nyobain nih *hay day addict.... postingannya akan lbh asik klo ada fotonya mba hihi *penasaran^^

    ReplyDelete
  3. pasti keren banget tu cafe........
    semarang....pengen deh kesana

    ReplyDelete
  4. mana foto selfienya.. *komen yang telat sangat*

    ReplyDelete

leave ur track so i can visit u back :)