Mungkin ini agak berlebihan tapi beneran loh... saya kangen sama si penguiinnn. Walaupun penguin cuma jadi template saya, dan walaupun durasinya belum ada setahun, tapi kookk saya kangen ya sama geol-geolnya itu, sayangnya pas saya cari lagi itu penguin udah nggak ada :'(
Demi mengobati rasa rindu, saya mau posting tentang penguin aja deh :(
Penguin itu termasuk jenis burung. Tapi dia nggak bisa terbang. Sayapnya dipakai untuk berenang dan keseimbangan ketika dia berjalan.
Ketika penguin berenang di lautan, dua warna tubuhnya bermanfaat sebagai kamuflase. Warna putih menyamarkan penguin dari pemangsa yang ada dibawahnya (karena warna putihnya seolah pantulan air) dan warna hitam untuk mengelabui pemangsa yang sedang berada di atasnya. Jadi penguin aman dari serangan hewan lain.
Mata penguin bekerja lebih baik di bawah air, sedangkan untuk di darat mereka lebih mengandalkan telinga.
Jenis penguin sekitar 18 jenis (sepertinya terus berkurang), salah satunya yang ada di Happy Feet, Madagascar atau Mr. Popper's Penguin.
Penguin itu ramah loh, sama manusia pun begitu. Dan penguin ini solid, kalau ada seekor betina yang mencuri anak penguin dari betina lain, betina itu akan dikeroyok oleh betina-betina lain. Jadi tawuran deh hihi.
Yang mengerami telur bukan betinanya, melainkan si jantan, kira-kira selama 2 bulan penguin jantan menyimpan telur di bawah kakinya. Sedangkan si betina pergi mencari makan. Ouh romantis kaann :P
Meluncur, selain menyenangkan bisa juga sebagai salah satu cara untuk menghemat energi bagi penguin. Hmm sayang manusia nggak bisa meluncur, yang ada lecet-lecet ya :D
Katanya, pernah ada suatu masa dimana penguin berwarna merah kecoklatan dan abu-abu, tingginya sekitar 2 meter. Waww....
Kalau manusia mengatakan "Say it with flower." Tapi tidak bagi seekor penguin, dia hanya perlu menunjukkan dadanya dan memperlihatkan ada cinta di sana. Ouh ouh.
Tapi sayangnya penguin semakin punah karena es terus mencair : sehingga mereka kesulitan mencapai daratan dan akhirnya kecapekan lalu mati di lautan, juga alasan berkurangnya stok makanan, berkurangnya tempat memperbesar anak-anak mereka, termasuk suhu udara yang menghangat sehingga telurnya sulit menetas. Dan semakin punah juga karena terkontaminasi minyak di laut atau telur-telurnya yang dicuri manusia :(
Hmm... mungkin suatu hari nanti penguin akan benar-benar nggak ada, seperti halnya penguin animasi geol-geol yang nggak berhasil saya temukan.
Demi mengobati rasa rindu, saya mau posting tentang penguin aja deh :(
Penguin itu termasuk jenis burung. Tapi dia nggak bisa terbang. Sayapnya dipakai untuk berenang dan keseimbangan ketika dia berjalan.
Ketika penguin berenang di lautan, dua warna tubuhnya bermanfaat sebagai kamuflase. Warna putih menyamarkan penguin dari pemangsa yang ada dibawahnya (karena warna putihnya seolah pantulan air) dan warna hitam untuk mengelabui pemangsa yang sedang berada di atasnya. Jadi penguin aman dari serangan hewan lain.
Mata penguin bekerja lebih baik di bawah air, sedangkan untuk di darat mereka lebih mengandalkan telinga.
Jenis penguin sekitar 18 jenis (sepertinya terus berkurang), salah satunya yang ada di Happy Feet, Madagascar atau Mr. Popper's Penguin.
Penguin itu ramah loh, sama manusia pun begitu. Dan penguin ini solid, kalau ada seekor betina yang mencuri anak penguin dari betina lain, betina itu akan dikeroyok oleh betina-betina lain. Jadi tawuran deh hihi.
Yang mengerami telur bukan betinanya, melainkan si jantan, kira-kira selama 2 bulan penguin jantan menyimpan telur di bawah kakinya. Sedangkan si betina pergi mencari makan. Ouh romantis kaann :P
Meluncur, selain menyenangkan bisa juga sebagai salah satu cara untuk menghemat energi bagi penguin. Hmm sayang manusia nggak bisa meluncur, yang ada lecet-lecet ya :D
Katanya, pernah ada suatu masa dimana penguin berwarna merah kecoklatan dan abu-abu, tingginya sekitar 2 meter. Waww....
Kalau manusia mengatakan "Say it with flower." Tapi tidak bagi seekor penguin, dia hanya perlu menunjukkan dadanya dan memperlihatkan ada cinta di sana. Ouh ouh.
Tapi sayangnya penguin semakin punah karena es terus mencair : sehingga mereka kesulitan mencapai daratan dan akhirnya kecapekan lalu mati di lautan, juga alasan berkurangnya stok makanan, berkurangnya tempat memperbesar anak-anak mereka, termasuk suhu udara yang menghangat sehingga telurnya sulit menetas. Dan semakin punah juga karena terkontaminasi minyak di laut atau telur-telurnya yang dicuri manusia :(
Hmm... mungkin suatu hari nanti penguin akan benar-benar nggak ada, seperti halnya penguin animasi geol-geol yang nggak berhasil saya temukan.


